#Label1 .widget-content{ height:250px; width:auto; overflow:auto; }

Kamis, 04 Juli 2013

Kisah Perjuangan Shinoda Mariko

Kalian pasti tau kan Shinoda Mariko atau yang biasa disapa akrab maririn?ya,dia merupakan salah satu member AKB48 dan dia juga cukup populer,tapi mungkin kalian ada yang gak tau kalo maririn pernah mengalami masa pahit sebelum menjadi member AKB48 namun karena perjuangan keras nya sekarang ia bisa sukses seperti sekarang ini,untuk itu saya akan membuat sedikit biografi tentang maririn^^ yuk di lihat~!


Shinoda Mariko ( 篠田 麻里子) yang lahir pada 11 Maret 1986 di Maebaru, Fukuoka awalnya berasal dari keluarga sederhana di Fukuoka dia berangkat ke Tokyo seorang diri untuk mengikuti audisi generasi pertama grup Akhibara48(AKB48).Namun,Sayangnya dia tidak lulus pada seleksi tahap awal di bulan Oktober 2005,dan sialnya lagi Mariko menerima berita bahwa orang tuanya di kampung halamannya tidak mampu lagi membiayai kehidupan Mariko di kota besar seperti Tokyo. Dan Mariko pun tidak memiliki uang untuk kembali ke kampung halamannya. *bayangakan TT^TT

Dan mau tidak mau, Mariko harus berusaha menghidupi dirinya sendiri dengan cara bekerja. Kebetulan juga, sebuah kafe di depan AKB48 Theater, sedang mencari karyawan dan Mariko diterima bekerja disana sebagai pelayan, di bulan Desember 2005. Mariko adalah seorang pelayan yang sangat baik dan akrab dengan para pelanggan. Karena itulah Mariko begitu disukai oleh semua pengunjung kafe itu.



Hampir setiap malam, di bulan Desember, selesai bekerja di kafe, Mariko masih berdiri di pinggir jalan di depan gedung untuk membagikan brosur tentang keberadaan Theater AKB48 yang sudah memulai pertunjukkan namun sangat minim penonton. Dan bisa dia lakukan hingga larut tengah malam. Saat Mariko membagikan brosur, dalam udara musim dingin yang sangat menusuk tulang, banyak sekali cobaan yang harus dilaluinya. Tidak jarang Mariko melihat brosur yang dia bagikan dibuang dan disobek di depan matanya, dimaki orang karena menghalangi jalan, beberapa kali hampir tertabrak sepeda. Memang sangat menyakitkan, namun, Mariko tidak menyerah. Dia masih memiliki impian, suatu saat dia akan berdiri diatas panggung Theater AKB48, untuk menari dan bernyanyi bersama rekan-rekannya.Suatu ketika, di bulan berikutnya, Januari 2006, manajemen AKB48 mengadakan pemilihan/polling siapa member AKB48 terfavorit dari penonton sekaligus pengunjung Café di gedung itu. Dan diluar dugaan, ternyata nama Mariko Shinoda menjadi pemenangnya, padahal Shinoda bukanlah personil dari AKB48 . Bahkan staff AKB48 sempat meragukan apakah ada kesalahan dari polling yang diadakan ini? Mariko Shinoda hanyalah seorang pelayan di Cafe Theater itu. Para fans ternyata melihat begitu keras perjuangan Mariko agar bisa masuk sebagai personil AKB48.*tepuktangan :)

Mengetahui hasil polling ini, Presiden sekaligus pendiri dari AKB48, Akimoto Yasushi, menghampiri Mariko di Café tempatnya bekerja.Saat itu Mariko sedang membersihkan meja sambil bersiap membagikan brosur lagi di luar gedung. Akimoto datang sambil menyerahkan sebuah CD dan Video dari koreografi dari single AKB48. CD tersebut berisikan 12 lagu. Akimoto memberikan tantangan kepada Mariko  “Jika kau bisa menghafal ke-12 lagu dalam album CD serta menghafal seluruh gerakan tarinya dalam waktu 4 hari, saya ijinkan kamu bergabung dengan AKB48 dan ikut tampil di pertunjukkan berikutnya".
Hari itu adalah tanggal 18 Januari 2006. Dalam 4 hari Mariko terus berlatih,berlatih,dan berlatih sangat keras bahkan sampai mengurangi waktu tidur.Kalian liat kan betapa keras perjuangannya :) seperti nya ia nggak mau menyia-nyiakan kesempatan.salut!!
Hasilnya, tepat tanggal 22 Januari 2006, Perjuangan dan kerja keras Shinoda Mariko terbayarkan. Dia naik panggung dengan mengenakan kostum AKB48 dan namanya tercantum dalam Team A dan berhak ikut dalam single pertama AKB48 berjudul “Sakura no Hanabiratachi”, yang dirilis bulan Februari 2006. Impian Mariko-pun menjadi kenyataan. Dan sampai hari ini, Mariko masih memegang teguh prinsipnya. "Sesulit apapun, asalkan kau terus berusaha dan tidak menyerah, hasil yang baik akan selalu datang." 
Dari tahun ke tahun, bakat Mariko semakin terasah di AKB48. Dengan semakin banyaknya personil AKB48 dari tahun ke tahun, maka di tahun 2009, diadakan 1st AKB48 Senbatsu Sousenkyo untuk menentukan siapa saja yang berhak masuk ke dalam single terbaru AKB48. Pengambilan suara diambil berdasarkan pilihan dari para fans setia AKB48 dari seluruh Jepang, bahkan dunia. Nama Shinoda Mariko menduduki peringkat 3 ( 2009 ), peringkat 3 (2010), peringkat 4 (2011),peringkat 5(2012),dan tetap pada peringkat 5 (2013)

ahun 2011, Mariko menerbitkan majalah Fashion-nya sendiri yang diberi judul “Mariko Magazine”, berisikan berbagai informasi di dunia fashion dari seluruh dunia dan beberapa artikel tentang perjalanan Mariko bersama AKB48 ke Eropa dan Amerika. Di tahun yang sama pula, Mariko mencoba talenta lainnya yaitu merancang busana untuk pengantin/wedding dress yang diberi nama “Love Marie”. Bakat lainnya adalah menjadi pengisi suara film Hollywood yang di dubbing ke bahasa Jepang "In Time". Dan akhir tahun yang sama, Shinoda Mariko untuk pertama kali menjadi Center dalam Single AKB48 ke 24 "Ue Kara Mariko" karena memenangkan 2th AKB48 Janken Tournament.
Namun masih ada 1 lagi impian Mariko yang belum tercapai. Suatu saat, Mariko ingin menjadi seorang sutradara Film atau Sutradara video clip.
Bulan Juni 2012 dimana diadakan kembali Senbatsu Sousenkyo untuk ke-4 kalinya, Mariko kembali duduk di posisi nomor 5 dan berhak tampil sebagai dalam single AKB48 ke 27th "Gingham Check" dan kejutan luar biasa terjadi ketika di Konser Impian AKB48 di Tokyo Dome, bulan September 2012, dimana Shinoda Mariko terpilih sebagai Kapten AKB48 Team A, menggantikan posisi Takahashi Minami yang naik pangkat sebagai General Manager AKB48.

 
Dan begitulah,berkat perjuangan keras nya kini Mariko bisa menikmati hasilnya yaitu sukses kesuksesannya bukan hanya sebagai member AKB48 Pada 27 Februari 2013 Mariko membuka toko pertama atas nama produknya sendiri yaitu "RICORI" 
Pada 27 Februari, anggota AKB48, Shinoda Mariko menghadiri sebuah acara pembukaan untuk pembukaan toko pertama merek asli nya di Lumine Est Shinjuku.


Mengenai nama merek, ricori, Shinoda menjelaskan, "Saya menamakannya 'ricori' menggunakan 's Mariko' riko 'dan kata' cute 'dalam bahasa Spanyol,' rico '." Dia juga mengomentari peluncuran merek-nya, mengatakan, "itu adalah mimpi saya sejak sebelum memasuki AKB48. Saya juga pergi ke sekolah fashion untuk alasan itu. "Dia kemudian bercerita bahwa ia telah bekerja di desain untuk 10 tahun terakhir," Saya memiliki sekitar 1.000 desain. "

Semua pakaian untuk merek ini dirancang dan diproduksi oleh Shinoda sendiri. "Sulit untuk mendapatkan semua orang untuk menetap pada satu hal," katanya dan melanjutkan, "Akimoto-sensei itu menakjubkan. Bahkan di depan orang, dia bisa mengatakan hal-hal tegas. "



Selain Tokyo, Shinoda juga mencoba untuk membuka dua toko di Osaka, Shinsaibashi OAP pada 8 Maret dan Umeda HEP LIMA pada tanggal 15 Maret. Ketika ditanya, "Bagaimana dengan di luar negeri?", Dia menjawab, "Jika saya membuka toko di luar negeri, saya ingin membuka satu di Hawaii." Dia menambahkan, "Pertama, saya ingin melakukan yang terbaik di Jepang."

Wartawan juga menyarankan bahwa Shinoda harus mengadakan fashion show dalam waktu dekat. Dia menjawab, "Itu terdengar bagus! Saya pikir ada orang di AKB yang ingin ambil bagian, jadi saya ingin membantu! "
r

1 komentar: